Euthanasia Killing menurut Hukum Islam

Published 16 Juni 2015 by sitimaemunahkep

 Gambar-Animasi-Islam-Bergerak-Lucu-Terbaru-82religionislam3

Hidup merupakan hak yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada setiap manusia. Maka yang berhak mengambilnya kembali ialah Tuhan. Sebagai manusia hendaknya selalu menjaga segala sesuatu yang telah dikaruniakan kepadanya.

Kematian merupakan hal yang pasti akan dialami oleh setiap manusia. Namun kapan waktu datangnya tidak ada yang mengetahui selain pemilik kehidupan ini. Manusia sebagai makhluknya tidak boleh mendahului kehendak sang maha pencipta.

images3

Bidang medis membagi proses kematian ke dalam tiga cara yaitu :

  1. Orthothansia ialah proses kematian yang terjadi karena proses ilmiah atau secara wajar, seperti proses ketuaan, penyakit dan sebagainya.
  2. Dysthanasia ialah proses kematian yang terjadi secara tidak wajar, seperti pembunuhan, bunuh diri dan lain-lain.
  3. Euthanasia ialah proses kematian yang terjadi karena pertolongan dokter.

Proses yang ketiga (euthanasia) merupakan proses kematian yang masih menjadi dilema khususnya bagi petugas kesehatan. Banyak pro dan kontra yang membahas tentang euthanasia ini. Secara yuridis Pasal 344 KUHP secara tegas menyatakan : “Barang siapa merampas nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun”.

673791-right-to-die

a. Pengertian euthanasia

Euthanasia berasal dari kata Yunani, eu berarti baik, dan thanatos artinya mati. Maksudnya ialah mengakhiri hidup dengan cara yang mudah dan tanpa disertai dengan rasa sakit.

Menurut Dr. Yusuf Qardhawi, MA, (qatl ar-rahmah) ialah tindakan memudahkan kematian seseorang dengan sengaja tanpa meresakan sakit, karena kasih sayang, dengan tujuan meringankan penderitaan si sakit. Oleh karena itu, euthanasia sering disebut juga dengan mercy killing (matidengan tenang).

Menurut Oxford English Dictionary, euthanasia dirumuskan sebagai “kematian yang lembut dan nyaman, dilakukan terutama dalam kasus penyakit yang penuh penderitaan dan tak tersembuhkan”

Menurut kamus kedokteran, terdapat dua pengertian euthanasia. Pertama, suatu kematian yang mudah atau tanpa rasa sakit. Kedua, pembunuhan dengan kemurahan hati, pengakhiran kehidupan seseorang yang menderita penyakit yang tak dapat disembuhkan dan sangat menyakitkan secara hati-hati dan disengaja.

b. jenis-jenis euthanasia

  • Euthanasia positif atau aktif : suatu tindakan mempercepat proses kematian, baik dengan memberikan suntikan ataupun melepaskan alat-alat pembantu medis.
  • Euthanasia negatif atau pasif: suatu tindakan membiarkan pasien/penderita yang dalam keadaan tidak sadar (comma), kerena berdasarkan pengalaman maupun ukuran medis sudah tidak ada harapan hidup

c. euthanasia dalam islam

eu1

Membunuh dengan sengaja merupakan hal yang berkaitan dengan jarimah. Pengertian jarimah berasal dari bahasa Arab yang secara bahasa berarti perbuatan dosa, perbuatan salah atau kejahatan. Sedangkan secara istilah jarimah adalah larangan-larangan syara’ yang diancam Allah dengan hukuman had atau ta’zir. Hukuman had adalah hukuman yang telah dipastikan ketentuannya dsalam nash Al-Qur’an atau Rasul, sedangkan hukuman ta’zir adalah hukuman yang tidak dipastikan ketentuannya dalam nash Al-Qur’an atau sunah Rasul.

Al-Isra’(17): ayat 33

“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.”

An-Nisa’ (4): Ayat 29

رَحِيمًا بِكُمْ كَانَ اللَّهَ نَّ إِ أَنْفُسَكُمْ تَقْتُلُوا وَلَا

“Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian, sesungguhnya Allah itu Maha Kasih Sayang kepada kalian.”

Dalam beberapa hadist:

عن ابى هريرة رضي الله عن النبى صلى الله عليه وسلم قال : إجتنبوا السبع الحوبقات قالو يا رسول لله وما هن ؟ قال الشرك بالله والسحر وقتل النفس التى حرم الله الا بالحق وأكل الربا وأكل مال اليتيم . والتوالى يوم الزحف وقذف المحصنات الموْمنات العافلات.(رواه البخارى)
Artinya: Dari Abi Hurairah r.a dari Nabi SAW ia berkata : jauhi oleh mu tujuh dosa besar. Sahabat bertanya, ya Rasulullah apakah itu?. Rasulullah berkata menyekutukan Allah dan sihir dan membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali karena ada hak dan memakan riba dan memakan harta yatim dan tawalli yauma zahfi dan menuduh orang yang bersih lagi mukmin lagi terpelihara. (HR. Bukhari)

لايتمنين احدكم الموت لضر نزل به , فانما محسنا فعسى ان يزدد , فإما مسياْ فعسى ان يتوب(رواه البخارى والمسلم وغيرهما عن أنس)
Artinya : Janganlah sekali-kali seorang di antara kamu mengharapkan kematian karena tertimpa mudharat, karena jika ia orang yang baik, maka mudah-mudahan kebaikannya bertambah, dan jika ia orang berdausa mudah-mudahan ia bertobat. (HR. Bukhari, Muslim dan lainnya).

(Muhammad) itu utusan Allah, kecuali oleh satu sebab dari tiga alasan, yaitu orang yang (diqisas) karena membunuh orang lain, berzina sedang ia sudah kawin, dan keran meninggalkan agamanya serta memisahkan diri dari jama’ah (kaum muslimin).” (HR. Buhkari).

“Janganlah seorang kamu mengharapkan kematian karena sesuatu musibah yang menimpanya, tetapi jika terpaksa ia harus berbuat begitu maka katakanlah: Ya Allah biarkanlah aku hidup jika hidup ini lebih baik bagiku dan matikanlah“Tidak dihalalkan darah seorang muslim yang mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Aku aku jika mati itu lebih baik bagiku.” (HR. Bukhari dari Anas).

spectacular_euthanasia

Dari berbagai aturan yang ada, dapat disimpulkan bahwa euthanasia bukanlah tindakan yang patut dilakukan. Tertulis secara jelas bahkan di dalam Al-Quran bahwa menghilangkan nyawa orang lain adalah hal yang diharamkan. Hanya Alloh Tuhan Yang Maha Pencipta yang berhak mengambil nyawa setiap makhluk-Nya.

Referensi:

Al-Quran

ejournal.uwks.ac.id (diakses tanggal 16 Juni 2015)

eprints.ung.ac.id (oleh As Sarjono:2014) (diakses tanggal 16 Juni 2015)

Ebrāhīm, Abul Faḍl Moḥsin. 2007. Kloning,euthanasia,transfusi darah,transplantasi organ,dan eksperiment. Jakarta: Penerbit Serambi Ilmu Semesta.
Yenny Santika Dewi

A nursing student who's starting to be a success person

keperawatanreligionsitimaemunah

hidup adalah hak setiap manusia.

YENNY SANTIKA DEWI

A nursing student who's starting to be a success person

RELIGION IN NURSING CONTEXT

Program Keluarga Berencana Menurut Hukum Islam

Almira Putri Miladiani

Your (Future) Muslim Nurse

Bimbingan Sakaratul Maut

Keperawatan Religion Nurariyantis

Transplantasi Organ Ditinjau dari Hukum Islam

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan” (QS. Al-Baqarah: 195)

Religion In Nursing Aines

assalammualaikum:)

Illyana Maulydia :)

Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran

Metode Pengobatan Menurut Rasullulah

Allah SWT menurunkan penyakit beserta obatnya

Perawat Mencegah Aborsi

Perawat Mencegah Aborsi-keperawatan religion

keperawatanreligionapiphamjah

Kesempatan Tidak Datang Dua Kali

KEPERAWATAN RELIGION MELINDA

SEJARAH KEPERAWATAN ISLAM

keperawatan Religion Santi Ariyanti

Program Keluarga Berencana Menurut Hukum Islam